Jam 12 siang, Kirana berjalan menuju kantin. Dari kejauhan pandangannya sudah menemukan sosok Issac Abraham Bill. Klien dari new York yang tiga hari ini dia temani keliling Jakarta. Kirana mengulas senyum pada pria putih berambut pirang, tinggi, bahkan sebagian wajahnya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna senada dengan rambutnya. Issac melambai pada Kirana seolah meminta gadis itu untuk ikut duduk bersamanya. "Hello Kirana, how are you this afternoon? you always look beautiful," sapa Issac diikuti dengan nada rayuan yang membuat senyum gadis itu semakin lebar. (Halo Kirana, apa kabarmu siang ini, kamu selalu terlihat cantik) "I'm fine, Thank you." Kirana memilih duduk berseberangan dengannya,"have you had lunch?" (Kabar baik, terima kasih. apa sudah makan siang?) Pria berewok itu m

