BAGIAN 8

5681 Kata

PAGI-PAGI sekali keluarga kecil itu sudah bersiap untuk satu agenda pasti, yaitu melihat suasana Jakarta. Ge tidak merasa begitu perlu sebenarnya, tapi karena ada bujukan dari sang suami yang mengatakan jika Aryktar butuh tahu seperti apa tempat tinggal papanya, Ge mengalah. Lagi pula, Ary memang senang sekali diajak ke Jakarta. Bukan karena Ary ingin ke sana, bocah yang akan genap empat tahun tiga bulan lagi itu merasa senang saja karena papanya bilang Jakarta itu jauh, jadi sesi jalan-jalan mereka akan lebih lama dibandingkan ke wahana rekreasi di Semarang. "Bik, bekal buat Ary sudah?" tanya Ge yang baru selesai mandi. Tak ada orang lain yang membantunya untuk mengurus dua bayi sekaligus; Ary dan Garyzka. Keduanya benar-benar tidak mau diurus oleh bibi Pon, dengan alasan masing-masing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN