“Hey! Lepaskan aku! Kau tidak bisa menangkapku seenaknya Diego!” teriak Agride yang sudah berada dibalik jeruji besi. “Diam kau! Kau yang membuat kekacauan. Dan kau! Yang membuat kakakku menderita.” Bentak Diego dengan suara yang tak kalah tinggi. “Kau tidak tahu arti cinta. Aku mencintainya. Dan aku akan melakukan apapun untuk cintaku.” teriak Agride dengan emosi yang meledak. “Yeah. Cintamu terlalu buta. Kau! Memimpikan apa yang bukan milikmu.” Ucap Diego mencoba menyadarkan Agride. “Suatu saat nanti, jika kau merasakan sepertiku, kau juga akan melakukan hal sama.” Ucap Agride menyumpahi Diego. Diego pergi begitu saja tanpa susah payah menjawab makian Agride. Meskipun dia adalah salah satu sahabatnya, tapi kejahatan tetaplah mengikuti peraturan negara. Berat. Tentu saja. Ingin men

