Di bawah langit hitam dengan cahaya rembulan bertabur bintang, jauh dari keramaian kota lebih tepatnya sudut kota yang sunyi kini mulai riuh dengan deruman mesin yang bersahutan. Tempat yang awalnya lenggang kini semakin malam semakin ramai. Semua yang ada saling menyorakkan idola masing-masing kecuali Elvrince. Dirinyalah satu-satunya orang yang tidak memiliki pendukung, itu bukan hal yang penting selama ia mengikuti balapan juga tidak pernah ada pendukung, hanya Nancy dan Migael. Walaupun begitu, saat ini ia pun masih terus bersyukur. Ada Nancy yang mendukungnya meski tidak secara langsung. Elvrince harus menarik berbagai pikiran dan hayalan konyol yang berputar dikepala saat seruan lantang. Ia mulai mengatur semua dari kecepatan awal, strategi, GPS, dan yang paling utama sensor protek

