19

2613 Kata

Agam membaringkan Yasmin dengan hati-hati di atas kasur empuk berukuran besar yang berada di sebuah kamar yang mewah. Begitu menyentuh kasur empuk tersebut, sebuah senyum terbit di wajah Yasmin yang manis. Agam yang melihat itu sempat tertegun untuk beberapa detik, sebelum kembali tersadar dan menyelimuti tubuh Yasmin. Sedikit banyak Agam merasa puas jika Yasmin juga merasa nyaman dengan kasur yang telah ia persiapkan. Tanpa bisa ditahan tangan Agam terulur dan mengusap pipi berisi Yasmin dengan gerakan begitu lembut. Jangan merasa heran dengan sikap lembut Agam ini, karena Agam sendiri juga tidak mengerti kenapa dirinya bisa bersikap selembut ini pada seorang wanita. Terlebih wanita itu adalah Yasmin, gadis yang semula sangat ia benci. Entah Agam harus merasa takjub atau merasa keheranan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN