#58 Terusik

943 Kata

Waktu baru menunjukkan pukul tujuh pagi, namun Vannie telah bersiap untuk berangkat ke rumah sakit. Hari ini ia ada temu janji dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan kondisi tulang rusuknya yang retak. Hari ini sengaja Vannie tidak memberitahukan kepada kedua orang tuanya mengenai hal ini karena selain bertemu dengan dokter, ia ingin menanyakan perihal Putra pada staff setempat. Pintu lift lobby apartemen baru saja terbuka, terdengar suara yang sangat dikenal Vanie menyapanya. "Morning." "Ar...loh kok kamu bisa disini?" tanya Vanie sambil melirik jam tangan di pergelangannya. "Masih pagi loh, tumben." "Menemanimu ke dokter." jawabnya singkat seraya membimbing Vanie menjauhi pintu lift supaya tidak mengganggu para penghuni lain yang ingin menggunakannya. "Dokter? Aku?" "Ya, siapa l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN