"Perpisahan secara paksa ini membuat ku sebenarnya tidak rela." ..... "Anak-anak sudah waktunya pulang. Ayo siap-siap bereskan alat tulisnya. Bu Keynya 'kan juga mau pulang ayo sia-siap." Mereka semua menggeleng, Keynara melihat ke arah Bu Irma dengan bingung. Dia tidak bermaksud membuat mereka semua menangis seperti ini. Dia juga tidak tahu kalau anak-anaknya akan segitunya karena mendengar dia akan pergi. ..... Setelah bujukan yang cukup lama akhirnya mereka pun mau untuk disuruh pulang. Keynara tidak sanggup mengingat anak muridnya menangis seakan dia akan pergi jauh. "Bu Key maaf saya tidak bisa berbuat banyak," ucap Bu Irma kepada Keynara saat berjalan ke ruang guru. Keynara tersenyum, "Enggak papa, Bu. Key cuma ngerasa sedih aja harus pisah sama anak-anak." "Saya paham

