Ada sebuah gedung tua kosong di pinggiran Kecamatan Mulyorejo, Surabaya Timur. Tempat itu dihentikan pembangunannya karena satu dan lain hal. Kabarnya karena pernah terjadi kecelakaan yang menewaskan beberapa pekerja. Isu bahwa tempat itu berhantu berhembus, sehingga orang-orang tak berani mendekat. Tidak ada yang mengetahui bahwa sekarang gedung itu telah beralih fungsi menjadi markas geng anak-anak berandalan yang seantero Surabaya yang didirikan oleh Tora dua tahun yang lalu. Pukul tujuh malam seluruh anggota geng telah berkumpul di gedung tua yang mereka sebut dengan panggilan 'Markas'. Masing-masing kelompok membawa seorang pemuda yang tubuhnya diikat dengan tali. Beberapa dari mereka berwajah lebam karena berusaha melawan. Tora, Yusuf, Igo, beserta Shita, Anita, dan Wulan juga had

