Ikuti aku. Shita, Anita, Yusuf, dan Tora menatap Wulan dengan bingung setelah mereka membaca pesan gadis itu. Tanpa mendengar persetujuan teman-temannya, Wulan meninggalkan kamar, membuat teman-temannya menjadi panik, dan mengikutinya. "Kamu mau ke mana, Lan?" tanya Shita. Wulan tak menjawab, hanya terus berjalan. Teman-temannya terpaksa mengekor. "Hei, tunggu, si Igo bagaimana? Masa tokoh utama ditinggal?" tanya Yusuf. "Gendong saja, Suf!" teriak Tora. "Aduh, tapi nanti gantian ya, Tor!" Yusuf dengan susah payah memanggul Igo yang lebih tinggi lima belas sentimeter dan lebih berat sepuluh kilo darinya. Pemuda kurus berkacamata itu lalu mengejar Wulan beserta teman-temannya yang sudah mendahului. Wulan terus berjalan sekitar lima ratus meter kemudian berhenti di depan sebuah rumah se

