Part 21

1326 Kata

Mendengar Widya hanya mengerang, pak Narto menjadi semakin gemas demgan Widya sehingga beberapa tamparan kembali mendarat di p****t Widya sampai memerah. “Aaaakkkkhhh…iyaaa…iyaa….sshhhhh…tujuh orang. Sshhhhh… Delapan sama bapak. Aaaakkkkhhh…” “l***e kamu, bu. Aakkkhhhh…tapi saya suka kalo ibu nakal seperti itu. Ssshhhhh…jadi saya ga harus keluar duit buat bayar l***e di luar sana. Aakkkhhhh…saya tinggal pake m***k bu Widya ini yang gratis. Aakkkhhhh…ssshhh…enak banget, bu. Sshhhhh…” “Saya dipaksa, pak. Ssshhhhh… Saya bulan l***e kaya yang bapak pikirkan. Aakkkhhhh…”, ucap Widya di tengah genjotan keras k****l pak Narto sambil menggelengkan kepala. “apa bedanya dengan sekarang, bu? Bu Widya juga saya paksa kan? Tapi sekarang ibu malah menikmati. Berarti sebelumnya ibu juga menikmati. It

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN