Setelah masuk sepenuhnya, Evan tak langsung menggerakkan pantatnya untuk mulai menikmati setiap jengkal dinding v****a Alice, justru ia diamkan terlebih dahulu sambil memandi wajah Alice sambil menyunggingkan senyum. Alice yang sedang dipandangi oleh Evan sambil tersenyum kearahnya langsung membalas balik seperti yang Evan tengah tunjukkan terhadapnya. “ssshhh……” Saat tubuh Evan mencoba untuk lebih turun mendekati tubuh Alice, Alice sedikit mendesah akibat gerakan tubuh yang Evan lakukkan mengakibatkan p***s yang berada di dalam sana bergerak menggesek dinding vaginanya. Alice sedikit merapatkan kedua pahanya menikmati sensasi pertama dati penetrasi yang Evan lakukan ke dalam vaginanya. Diusapnya secara pelan nan lembut pipi Alice serta membelai rambutnya sambil mengucapkan sesuatu di ha

