Mamat menampar sebelah p******a Widya tak terlalu kencang dan langsung melumat p****g payudaranya. Ia sedot p****g tersebut dengan kuat membuat Widya bertambah kesetanan dibuatnya. Widya meremas rambut Mamat dengan kuat mencoba meredam rasa nikmat yang menyerangnya. SLURP!!! SLURP!!! “Iyaaahhh…sedot terus s**u saya…sedot…”, racau Widya. “Tapi s**u ibu belum keluar. Ssshhh…ibu mau saya buat susunya keluar?”, tanya Mamat sambil terus menggenjot m***k Widya. Widya mengangguk, “iya sayahhh maauuhhhh…..”. “Berarti bu Widya harus saya bikin bunting supaya susunya keluar. Bu Widya mau saya buntingin pake p**u saya ini? Aakkkhhhh…enaknya….sshhhh….”. kembali Widya mengangguk. “Baiklah kalo bu Widya mau saya buntingin. Sshhhh….” PLOK!!! PLOK!!! PLOK!!! Mamat langsung mempercepat kembali genj

