Bab 26

890 Kata

Flash back on... “Noura.” Syakilla terdiam mematung di tempat duduknya, mengabaikan botol air minum yang diberikan lelaki di depannya. Matanya membola dan wajahnya berubah pias saat melihat sosok yang sejak tadi duduk di sisinya. Tidak pernah terpikir sebelumnya jika ia akan kembali bertemu dengan sumber rasa sakit dan lukanya. Orang yang berhasil merubahnya jauh sangat berbeda dari sebelumnya, menyisihkan diri dari hiruk pikuk dunia. “How are you, Ra?” tanyanya tanpa peduli wajah Syakilla yang sudah piastu. “Kamu masih lucu seperti dulu,” tanyanya berusaha menyentuh pipi pucat Syakilla namun segera ditepis wanita itu. “Jangan sentuh,” ucap Syakilla sengit dengan tatapan yang masih tertuju pada lelaki itu. “Maaf, harusnya semua tidak berakhir begini,” lelaki itu berusaha meraih tanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN