14. Belajar Menembak

2011 Kata

Akhirnya setelah tertunda untuk beberapa hari, jadwal pertama Auris untuk belajar menembak terpenuhi hari ini. Hari ini jadwal pertamanya adalah di sebuah klub tembak tempat Atmadiraja biasa latihan. Lapangan tembak yang ada di Senayan. Tempat yang biasa dipenuhi oleh para pemburu dari kalangan pengusaha kelas satu. "Siap dengan handgun, Tuan Putri?" "Hhh..., nggak sabar!" sahut Auris. Auris mengarahkan bidikannya, Damian berada tepat di belakang, menempel pada punggung dan kedua lengannya. "Okey, kaki kiri mundurkan sedikit, fokus, dan konsentrasi," kata Damian ketika mengarahkan. Damian dengan posisi yang begitu dekat membuat Auris sulit untuk memusatkan konsentrasi. Matanya memejam sesaat sebelum berusaha untuk bisa konsentrasi, lalu menekan pelatuk. DARR! Peluru pertama Aur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN