Kerumitan Hari Syila

1308 Kata

Syila yang beberapa menit lalu tidak mengetahui Sarah meninggalkannya ke ruangan mana, akhirnya memutuskan untuk kembali ke ruang kerjanya. Pikirannya sekarang memang sedang terpecah. Kalau saja tidak menerima pesan w******p dari Erlan, sudah pasti pikirannya hanya fokus untuk mencecar Sarah. Tapi mendengar kabar dari pria unik yang ia tunggu-tunggu satu tahun lebih lamanya itu tentu cukup menyita perhatian Syila. Ketika membuka pintu ruangan Syila cukup kaget. Ruang redaksi ini bentuknya ruangan besar yang diisi meja kerja berjajar dengan sekat-sekat. Dan di ujung sana ada satu ruangan tersendiri yang diperuntukan bagi pemimpin redaksi tak lain saat ini dihuni oleh Juna. Tatapan mata beberapa rekan kerja Syila tak biasa. Lirikan mata mereka seolah memberi kode kalau sedang terjadi sesuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN