4. Acara reuni namanya

2286 Kata
Mobil arka sudah memasuki gerbang dan berhenti dihalaman yang cukup lebar dengan rumah berlantai dua dengan perpaduan cat warna mocca dan coklat,dengan ditambah taman kecil tempat sang bunda menata bunga-bunganya,ayra langsung berlalari masuk kerumah karena aku tau bunda dan juga ayah sedang ada dirumah karena hari ini adalah hari weekend, aku berlari memasuki rumah meninggalkan bang arka,”bunda, ayah rindu  teriak ayra sambil berlari menghampiri ayah dan bundanya yang sedang menonton tv diruang tengah,  ay jangan lari-lari nanti jatuh sang bunda memperingati gadis manjanya tersebut, ay abang mana? Kok kamu sendiri,?”ayra yang masih didalam pelukan bundanya tidak menjawab dan malah semakin mengeratkan pelukan kebundanya.” Manja banget sih ay kayak bertahun-tahun gak ketemu aja ucap arka sambil menyalimi ayah dan bundanya,” “biarin wleek dengan lidah yang memelet mengejek arka”. Ayah nya hanya tersenyum dengan kelakuan kedua anaknya tersebut. “sana mandi kalian berdua bau keringat tau, udah mandi turun terus langsung makan ya, bunda siapain makanan untu kalian”, oke jawab keduanya. Arka dan ayra masuk kekamar masing-masing, kamar ayra terletak dilantai dua sedang arka dilantai satu dekat tangga.        Setelah berkemas dan bersih-bersih aku langsung turun untuk menyantap masakan bunda, “bund ay kangen sama masakan bunda, masakan bunda terenak pokoknya ” sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya,dan tak lama bang arka juga ikut keluar dari kamarnya dengan pakian santainya kaos putih dengan celana pendeknya,”lebay banget sih dek udh pinter modus sekarang dia bund selama tinggal dijakarta” timpal sang abang. “kalian berdua ini ribut aja,udah cepatan habisin makanannya, ay udah ini siap-siap ya kita berngkat jam tujuh malam nanti””mah kenapa gak abang aja sih, abang mau kan gantiin ay untuk ikut acara itu, siapa tau abang nemu jodoh disana entar” ucap ayra kepada arka. “abang udah pernah ikut sekarang gantian kamu ay” padahal arka kapok ikut acara bunda dan ayahnya karena dulu arka hanya duduk diam termangu membosankan mendengarkan pembicaraan tentang bisnis yang tidak ia mengerti dulu. Setelah makan aku dan bunda langsung bersiap-siap seperti bunda yang sudah menyiapkan  dres untuk ku pakai diacara nanti malam,dres yang panjangnya hanya selutut berwarna biru muda dengan pinggang yang ramping terlihat indah melihatnya. “anak bunda pasti cantik kalo pakek dress ini,cepat ganti pakaian mu ay mamah akan dandani ay biar cantik nanti malam”, aku hanya menuruti perintah mamah, tidak perlu waktu lama untuk berganti pakaian,  ayra keluar dari kamar mandi dan sudah memaki dress yang pas itu dibadannya, “bunda make up innya jangan tebal-tebal ya” minta ayra kepada sang bunda, bunda hanya mengangguk mendengar permintaan ku. Nah anak bunda udah cantik sekarang, denga rambut yang curly lalu sedikit diikat keatas melihatkan leher jenjangnya,dan ditambah make up natural khas tangan bundanya. “ya sudah kamu tunggu dibawah ya sayang, bunda akan ganti baju sebentar setelah itu kita berangkat, oke!”        “aduh aduh cantiknya putri manja ayah wijaya ini, tapi sayang masih jomblo”ejekan yang keluar dari mulut arka yang sontak tambah membuat ayra kesal bukan kepalang, jika saya dirinya tidak memakai dress sudah dipastikan akan ku tendang b***ng mu bang, umpat ayra terhadap arka, yang hanya tertawa melihat wajah kesal adiknya, sungguh menggemaskan, tak lama ayah bunda dan juga ayra berangkat keacara tersebut,  abang jaga rumah jangan keluyuran inget! Íya bun iya tenang aja.        Abyan yang sedari tadi sampai hanya duduk melamun didepan villa sambil teru-terusan meilhat handphone yang masih juga tidak ada kabar dari sang kekasihnya, akhirnya abyan memutuskan untuk menelpon kekasihnya tersebut, “hallo sayang, kenapa dari kemarin kamu gak balas pesan ku dan juga kamu tidak mengabari ku hari ini, kesal abyan”,” ah maaf sayang aku terlalu sibuk dengan skripsiku, jadi tidak sempat mengabari mu,maaf ya sayang, nanti ku kabari lagi ya sayang aku masih sibuk, tuuut...tuut.. panggilan itu terputus begitu saja” bohong rani yang sedang berlibur degan fandy dipuncak, ia tidak ingin abyan mengganggu acaranya bersama fandy.        Ah sial kenapa dia berubah akhir-akhir ini, seolah tidak perduli lagi pada ku, batin abyan, namun lamunanya tiba-tiba saja terlintas wajah ayra yang sedang marah-marah kepadanya pas dikantin dan saat ayra jatuh dipelukannya waktu itu,  ah sedang apa gadis jutek itu ya?kenapa aku tiba-tiba merindukan wajahnya  yang menggemaskan itu, bati abyan.        Lamunanya terhenti akibat ulah sang papah yang mengagetkannya, heh sore-sore jangan ngelamun nanti kerasukan baru tau kamu by,siap-siap sana sebelum mamah mu marah, kamu tau kan mamah mu itu seran kalo sudah marah, cepat ganti pakaian mu papah saja sudah siap sekarang, cepat sana!, ah papah mengganggu waktu melamunku saja dengan kesal ia memasuki kamarnya untuk bersiap-siap pergi keacara tersebut.        Tidak butuh waktu lama untuk abyan mengganti pakaiannya degan setelan jas berwarna hitam dengan rambut yang rapi dengan sedikit pirang diatasnya yang tentunya menambah kadar ketampanan abyan. Setalah itu abyan menyusul sang papah dibawah tak lama kemudian mamah mira sudah siap, dan mereka bertiga memutuskan untuk pergi diantar kan oleh pak  joko sopir pribadi papah abyan.        *Gedung Acara*        Sesampai degedung acara keluarga ayah wijaya, bunda dan juga aira segera memasuki gedung dan mulai menyapa para rekan bisnis ayah yang berasal dari luar kota. Aku ya aku seperti pemikiran ku dirumah hanya berdiri dibelakang bunda sesekali mengulas senyum untuk menyapa para rekan bisnis papah, sebagian dari mereka pun turut membawa anaknya, “bund ay ketempat cemilan diujung sana ya” sambil menunjuk sofa yang ada disudut ruangan “ ya sayang, kamu boleh kesana” seolah mamah tau apa yang aku rasaka sekarang ya bosan sangat membosankan, dan disni tidak ada yang aku kenal, akhirnya aku pergi dan mengambil sedikit makanan dan minuman lalu ku bawa ke sofa disudut ruangan kemudian kududukkan b***ng ku disofa ini, tanpa disadari ayra seperti melihat seseorang yang sepertinya wajahnya tidak asing bagi dirinya, bukankah itu pria yang sudah membayarkan belanjaanya waktu itu, apakah dia juga seorang pembisnis?atau ia juga sama seperti aku yang diajak oleh orng tuanya?ah sudahlah untuk apa aku fikirkan bukan urusan ku juga batinnya, belum selesai bergelut dengan pimikirannya tentang siapa itu fandy tiba-tiba saja ada sosok wanita cantik yang memakai dres berwarna hitam dengan bagian dadanya agak terbuka sehingga memperlihatkan belahan p******a wanita tersebut, “bukan kah itu rani?kekasih si cowo sialan itu?batinnya lagi, ada hubungan apa mereka?sampai-sampai harus datang ketempat seperti ini juga, apakah orang tuanya juga rekan bisnis?ah kenapa aku harus ikut campur urusan mereka batin ayra sambil berfikir sambil memakan cemilan yang dibawanya tadi.        Abyan jangan tekuk muka mu, jelek tau ucap mamah mira,cepat turun!, dengan terpaksa abyan turun dari mobil dan mengikuti mamah dan papahnya, Ah membosankan,kenapa harus acara seperti ini sih, batinnya abyan. Setelah berkekeliling menyapa rekan-rekan bisnis papanya, tiba-tiba tenggorokkannya merasa sangat haus dan segera ia mengambil minuman untuk diteguknya, ukhuk ..abyan kaget sampai kesedak dengan minumannya sendiri karena ia melihat sosok wanita yang selalu mengganggu pikirannya akhir-akhir ini, ini sih namanya keberuntungan ikut acara papah sama mamah kesini gak rugi aku hahaha batin abyan,kemudian ia berjalan mendekati ayra, ayra yang tak sengaja melihat abyan sontak membuat dirinya kaget, belum juga selesai memikirkan fandy dan rani kenapa cowo ngeselin ini ikut dateng juga sih  diacara ini,ahk.. mana dia ngedeket lagi batin ayra.        Hay cewe ngeselin, gak nyangka gue bakal ketemu lo diacara yang membosankan seperti ini ucap byan,”apakah ada masalah dengan anda jika saya ada diacara yang membosankan ini?dan sudah tau membosankan kenpa anda juga datang ketempat ini?dasar aneh timpal ayra. Abyan hanya memperhatika penampilan wanita depannya ini “cantik juga nih cewe bener kata yayan kalo dipoles dikit makin cantik nih cwe batinnya abyan sambil terus tersenyum melihat wanita didepannya ini”, ngapain kamu lirik-lirik saya ?tatapan kamu itu tatapan m***m tau dasar cowo ngeselin, daripada kamu lirik-lirik saya lebih baik kamu lirik tuh cewe kamu,Abyan kaget dengan perkataan ayra rani maksud lo?lo cemburu ya sama rani, tenang gue kesini gak sama rani kok jd gak usah cemburu gitu jwaban pede abyan ” sontak membuat ayra berfikir apakah cowo ngeselin didepannya ini sedang diselingkuhi?kasian juga,tapi itu buka urusan ku batinnya.  Hei, dengan menjentikkan jarinya kedepan muka ayra lo ini hobi banget ngelamun ya baru juga diajak ngmong udah ngelamun aja, awas kesambet lo kata abyan,  apasih kamu,udahlah ganggu waktu tenang ku aja,lantas ayra pergi meninggalkan abyan yang masih terus memperhatikannya dari jauh.        “dasar cewe lucu, gemesin banget sih mukanya kalo lagi kesel gitu”isihatinya abyan. Lalu abyan berniat menyusul ayra namun langkahnya terhenti ketika melihat sosok kekasihnya yang ia cintai sedang bergadengan tangan dengan saingannya dulu dalam merebut hatinya rani, abyan ingin rasanya menghampirinya lalu memukul mukanya fandy namun ia tahu itu akan membuat malu kedua orang tuanya, abyan memutuskan untuk menelfon rani, ia bisa melihat bahwa rani mulai menjauh dari fandy untuk mengangkat telfonnya disebrang sana, “hallo sayang ada apa?”dimana kamu yang?dan sedang apa?aku merindukanmu bahkan kamu tidak mengabari ku seharian ini ucap abyan,” ah sayang maafkan aku, aku sibuk dengan skripsi ku akhir-akhir ini,maaf ya sayang,oh iya nanti lagi ya sayang sekarang aku lagi ada acara dengan keluarga ku, bye sayang ku byan” tuuut tuut memutuskan sambungan telfonnya tanpa menunggu jawaban dari abyan.        Kesal, marah, rasanya ingin menghajar mereka berdua, hanya saja itu tidak mungkin dilakukannya karena ini sedang diacara rekan bisnis paph dan mamah, Akkkh s**t dasar sialan kalian berdua batin abyan. Namun kekesalannya itu berhenti seketika begitu melihat ayra yang begitu anggun sudah didepan mamahnya, apakah mamah mengenal gadis itu?kenapa dengan meilhatnya saja aku ingin melahapnya berbeda dengan aku melihat rani, walaupun dia pernah mengajak untuk berhubungan dewasa itu namun aku selalu menolaknya tapi dengan wanita ini tanpa diminta pun malah aku yang menginginkannya, aku harus bisa membuat dia cepat menjadi milikku batin abyan. Lalu ia dengan cepat berjalan menuju kemamah mira dan ayra nya.        *sebelum Tragedi Abyan dan Rani*        Setelah ayra pergi dari empa abyan ayra berniat untuk kembali ke bunda dan ayahya, disana ternyata bunda sedang mengobrol asik dengan seorang wanita paruh baya dan juga suaminya, lalu aku menghampirinya “bund ay bosen pulang yuk, rengek ku kepada bunda” lalu kelakuan ku tadi ternyata menarik perhatian teman bunda ku tadi,  apakah ini ayra nis?atau calonnya arka?, Hust mir ini tu ayra arka belum punya calon dia mah bunda menjawab sambil terkekeh,andai aku punya anak cewe sudah pasti akan ku jdohkan dengan arka nis,hahaha,lalu wanita itu menatapku, ay kamu inget gak sama tante?ini tante mira nak? ucap wanita itu yang sdah dipastikan namanya mira, ah tante mira yang dulu sering maen kerumah? Yang sering bawa anak cwo tante tapi pemalu itu kan tante?jawab ayra        Hhhahaha iya sayang ternyata kamu masih inget sama tante dan anak tante, aku hanya tersenyum dan mengangguk. Tak lama datang seorang pria dan memanggil tante mira dengan sbutan mamah, sudah dipastikan cowo ini adalah anaknya tante mira, apakah dia cowo pemalu itu batin ayra,ayra ikut menoleh melihat sosok yang memanggil tante mira dengan sebutan mamah, “kamu, kamu ngapain kesini?gak udah-udah gangguin orang ya ucap ayra kepada abyan”. Kalian sudah saling kenal ternyata, ay ini anak tante abyan namnya yang sering maen kerumah kamu dulu,ucap tante mira,  mamah apaan sih ngapain dijelasin coba hal yang kek gitu,ucap abyan ,”oalah ganteng anak mu mir dia lebih tua dari ayra kan ya?ucap bunda nisha “iya 3 tahun diatas ayra nis.        Setelah itu acara sudah hampir selesai aku ayah dan bunda pamit pulang kepada si pemilik acara  disusul oleh keluarga abyan, besok ya nish kami maen kerumah mu, sambil membicarakan prihal kita dulu mir sambung bunda, oke oke siap nis, setelah itu kami pulang dari acara tersebut.        Pukul 21:50 aku ayah dan bunda sampai dirumah, gimna ay acaranya seru kan ya ejek arka kepada ayra namun ayra tak menggubris ejekan ayra hanya lemparan bantal kursi yang diterima arka dari ayra, “dih galak amat neng aru juga pulang dari pesta ucap arka,bodo bang ngeslin ih abang lalu pergi menaiki tangga menuju kamarnya.        Jangan tidur malam-malam bang,ucap sang bunda  setelah itu bunda dan ayah masuk kekamar mereka untuk bersih-bersih dan tidur, sedang ayra masih memikirkan abyan sicowo ngeselin itu ternyata cowo pemalu saat kecil dulu, mengingat-ingat masa lalu abyan yag malu-malu pas kecil dulu membuat ayra tertawa memikirkannya.        Flashback masa kecil ayra-abyan        Kak by ayuk maen sama ay, ay bosen sendiri abang lagi dikamar gak mau diganggu, ayra lalu menarik tangan abyan untuk menagajaknya bermain, ayra selalu cerewet waktu kecil sdang aby adalah pria pemalu ia tak ingin bermain dengan wanita karena itu membuat abyan diejek dengan teman-temannya sehingga ia enggak untuk dekat-dekat denga wanita saat masih kecil, namun lain halnya dengan ayra ia akan memaksa jik abyan tidak ingin bermain dengannya,sehingga mau tidak mau abyan harus bermain dengan ayra atau jika tidak ayra akan mengadu pada mamah abyan bahwa abyan nakal tidak ingin berain dengan ayra,bahakan ketika abyan sedang bermain dengan arka ayra selalu menggangu mereka karena ayra ingin terus bermain dengan abyan dan juga abangnya namun arka enggan untuk mengajaknya karena kenakalan adinya tersebut,lama kelamaan sifat dan tingkah laku ayra membuat abyan sudah sayang dengan ayra dari sejak kecil.karena tante mira dan papah dipta selalu sibuk jadi mira selalu menitipkan abyan kerumah ayra saat kecil dulu maklum tidak ada yang menjaganya dikala mira dan dipta sedang mengurus pekerjaan dikantornya, namun pekerjaan dipta harus pindah tempat dipta ditugaskan dijakarta sehingga membuat abyan dan juga ayra berpisah dan lambat laun saling lupa namun tidak dengan kenangannya, sama halnya kek masalalu kita susah untuk dilupakan kenangannya eeak heheh canda,hhehe yuk balik lagi kecerita, karena abyan sendirian tidak ada yang menjaga ketika dijakarta sehingga mira mengundurkan diri dari perusahaanya dan dilanjutkan oleh dipta seorang sehigga terlalu sibuk mankannya tidak prnah lagi berlibur dijogya,namun takdir berkata lain mereka malah dipertemukan kemabli kemarin malam diacara rekan bisnis papahnya abyan dan juga temannya ayah ayra. jangan lupa klik tombol lovenya guys :) terimakasih...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN