“paaaaa” teriak Aydin menarik ujung baju Xavier. “kenapa sayang?” tanya Xavier menatap Aydin yang hanya setinggi pahanya. “gendong papa, kaki Aydin sakit” rengek Aydin mengulurkan tangannya kearah Xavier. “kalo kata mama kamu dasar bontot” ucap Xavier sambil mengangkat tubuh Aydin untuk di gendongnya. “pulang papa, Aydin mau mama” ucap Aydin sambil menaruh kepalanya di pundak Xavier. “masa baru nyampe mau pulang? Nanti lah tunggu besok” ucap Xavier sambil mengelus punggung Aydin halus. “Aydin mau mama, papaa hikss..” rengek Aydin yang semakin menjadi-jadi membuat Xavier bingung. “kok jadi rewel gini? Aydin nggak mau main sama papa?” tanya Xavier bingung, karena biasanya kalau liburan boy’s time Aydin lah yang paling semangat. “Aydin mau main sama papa, tapi sekarang Aydin maunya s

