“sayang kamu cantik banget” puji Xavier ketika melihat Selena yang baru saja keluar kamar mengganti dudutan (baju adat jawa). “capek sayang” eluh Selena melingkarkan tangannya ke lengan Xavaier.ya mau bagaimana lagi dari subuh Selena harus di ributkan dengan berbagai macam alat rias, belum lagi Aydin yang Selalu menempel membuat dia harus duduk di rias sambil memangku Aydin. Lalu jam 9 dia dan Xavier sudah harus melakukan berbagai macam prosesi adat mulai dari upacara panggih, tumplek punjen, sungkeman lalu kirab pengantin. Jangan ditanya bagaimana rasanya yang pasti begitu. “sabar sayang, sebentar lagi Selesai kok” ucap Xavier mengelus leher Selena dengan tangan kirinya karena kalau sampai memegang wajahnya bisa-bisa dia di tendang oleh Selena. “nanti kalau aku nggak kuat gimana?” tany

