"Astaga! Dia benar nyata ada disini! Bukankah jadwalnya baru selesai besok?!" Batin Kartika sangat terkejut. Alva semakin memberikan tatapan tajamnya pada Kartika yang hanya berdiri di pintu dan berpegangan pada pintu ruangan. "Masuk! Aku memanggilmu bukan untuk berdiri di pintu saja!" Bentak Alva Kartika mengangguk hormat dan gugup lalu berjalan ke tengah ruangan dan menunduk berdiri disana menghadap Alva seperti biasanya. Alva benar-benar kesal pada wanita di hadapannya, karena dia tidak tahu harus berbuat apa padanya. Alva sangat merindukan wanita itu, dia sungguh ingin kembali ke malam panas mereka dua Minggu lalu, tapi dia juga sedang emosi dan marah karena wanita itu berani pergi makan siang dengan Rey bahkan sampai lewat dari jam makan siang kantor. Alva hanya menghela napas pa

