KETENANGAN

1694 Kata

Eugghhh... Kartika melenguh saat bibir Alva semakin turun ke lehernya dan tangan Alva terus mengusap punggungnya. "Ini kantor Alva..ahh.." desah Kartika. "Hmm...kamu mau mencoba di ruanganku?" Tanya Alva dengan kilat gairahnya. "Tidak, ruangan itu tempat kamu bersama semua w************n itu, apakah kamu juga menganggapku salah satu dari mereka?" Sahut Kartika. "Tentu saja tidak! Aku tidak pernah bertanya pada mereka untuk mendapat persetujuan, tapi kamu berbeda dari mereka, maka aku bertanya dulu padamu." Protes Alva membela diri. Kartika pun tersenyum menatap lembut pada Alva dan menangkup sebelah pipi Alva. "Ouh..hentikan tatapanmu, aku sungguh tidak akan bisa menahannya lagi." Protes Alva lagi. Keduanya pun tersenyum bersama dan saling memainkan pucuk hidung pasangannya. "Terima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN