Daniel duduk didepan sebuah kaca anti peluru yang membatasi dirinya dengan sosok adik yang selama ini ia banggakan namun kebanggaannya sirna begitu tau kenyataan jika ternyata adiknya itu adalah sumber masalah dari keluarga tempatnya mengabdi sejak belasan tahun lalu. "Apa kamu puas sekarang" ucap Daniel. "Tidak akan ada rasa puas dalam diriku sebelum aku berhasil menghancurkan semua keluarga Collins yang menyebabkan ibu meninggal" jawab Diego. Daniel menghembuskan nafas diikuti dengan gelengan kepala pelan "Ibu meninggal karena berusaha menolong seseorang harusnya kamu bangga memiliki ibu seperti superhero Max bukan malah menghancurkan usaha ibumu" Tegur Daniel. Diego tersenyum sinis "Jika karena bukan tingkah sembrono perempuan itu ibu pasti masih hidup sampai sekarang lagian anak ma

