CHAPTER 32

1082 Kata

Isabelle tidak kecewa sama sekali dengan apa yang Rafael lakukan setelah itu. Justru sebaliknya. Apa yang ditunjukkan suaminya padanya benar-benar membuat Isabelle terkesiap takjub. Ia sendiri heran bagaimana selama ini ia bisa hidup tanpa sentuhan Rafael yang sangat memabukkan. Pertahanan kecil yang sesaat tadi dimilikinya hancur tak tersisa saat Rafael memanjakan seluruh bagian tubuhnya tanpa terkecuali. Membuatnya merasakan sensasi demi sensasi yang meluluhlantakkan kendali dirinya. Dengan penuh rasa percaya, Isabelle menyerahkan seluruh dirinya pada satu-satunya laki-laki yang berhak memilikinya. Ia melakukan itu dengan penuh sukarela. Tidak ada paksaan sama sekali. Keantusiasannya dalam merespon setiap perlakuan Rafael menjadi bukti dari kerelaannya. Rafael mengerahkan segala usahan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN