Hari minggu telah menyapa kembali, setelah dilakukannya surprise sekaligus acara pertunangan dadakan, mereka sudah seperti biasa lagi. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang , Reyna sedang sarapan sekaligus makan siang. Dia makan dengan sup ayam yang dimasak olehnya beberapa jam yang lalu. Sedangkan Revin sudah makan sedari tadi. Reyna sedang menikmati makan dengan wajah malas. Kalau tidak sayang dengan lambungnya mungkin dia tak akan makan. "Makan ogah-ogahan gitu sih dek." ujar Revin, dia sebenarnya cukup kesal karena melihat adiknya makan tak habis-habis. Padahal makan dimulai dari sekitar dua puluh menit yang lalu. "Yang penting makan aja kan, kak." jawab Reyna. Revin mengangguk, dia menyeruput kopinya kembali sambil mengerutkan kening. Cuaca sedikit mendung, mungkin sebentar

