Reyna berjalan tergesa ke ruangan Felli, dia ingin segera menemui seseorang yang tersangkut dalam masalah Mirna. Meskipun gambar itu tidak terlalu jelas, tapi Reyna masih dapat melihatnya. Dan yakin, jika orang itu adalah temannya. Tega sekali dia, Reyna tak menyangka kalau temannya semurahan itu, bisa di sogok dengan uang. Dengan nafas menggebu dan amarah yang membuncah, Reyna segera menggebrak pintu ruangan Felli, menerobos masuk dengan segera, dia tak peduli luka di pelipis yang darahnya bahkan sudah merembes ke lehernya, juga ke bajunya. Ia tak memperdulikan rasa perih, dan lebih memilih untuk menyelesaikan masalah ini dengan segera. Di dalam ruangan itu terlihat banyak sekali orang yang memakai baju polisi, namun Reyna menghiraukannya. Tujuan utama Reyna bukan melihat banyak polisi

