Reyna menghempaskan bokongnya di sofa dengan kasar, memejamkan matanya, pikirannya melayang pada kejadian yang ia alami beberapa saat yang lalu. Dia mencoba untuk merangkai kata yang pas untuk diceritakan pada mereka semua. "Reyna, kamu laper gak? Ini udah waktunya makan siang. Aku pesenin makanan antar aja, ya? Kamu pasti males nyari makan keluar" Reyna segera menggeleng pelan, kala Reynand menawarinya untuk membeli makan siang. Seleranya untuk makan tidak ada lagi saat dia mengingat kembali kejadian beberapa saat yang lalu, kejadian dimana Sarah dibunuh dengan cara yang cukup tragis dan menurutnya sangat menjijikan dan biadab. Pria, yang di panggil kakak oleh Sarah, benar-benar tak punya hati. Revin menghempaskan tubuhnya juga disamping sang adik, dia menghela nafas terlebih dahulu se

