"Rey, sebenarnya kita ini mau kemana sih?" tanya Reyna sambil melirik ke arah Reynand yang fokus dengan kemudinya. "Rey!" pekik Reyna nyaring, sampai-sampai Reynand harus mengusap-usap sebelah telinganya. Reyna mendengkus kesal pasalnnya sedari tadi Reynand tak kunjung menjawab pertanyaanya. "Rumah aku, ditungguin sama bunda sayang." jawab Reynand membuat Reyna membulatkan matanya dan terkejut, dia menatap Reynand dengan tatapan tak percaya. Lalu menggeleng pelan. "Jangan bercanda, aku baru pulang kerja. Enggak mandi juga iihhh. Masa kesan pertama harus jelek sih!" jawab Reyna, mendengkus kesal. Membuat Reynand terkekeh pelan. Padahal menurut Reynand tidak mandi pun Reyna sudah terlihat sangat cantik. "Kamu wangi, dan kamu selalu cantik Rey." jawab Reynand, jawaban dari Reynand membuat

