Akhirnya, malam yang panjang dan mencekam dapat di lalui oleh mereka semua, mereka terbangun dalam keadaan mata sembab karena kurang tidur. Setiap akan terlelap, lagi-lagi suara bising di luar mengejutkan mereka. Jadilah, mereka hanya mengobrol santai sampai larut. Tapi tidak dengan Reyna, dia nampak nyenyak tidur di pelukan Ridwan. Menurutnya, pelukan dari sang ayah sangat nyaman. Mungkin jika bundanya masih ada, dia akan meminta tidur selalu setiap malam bersama dengan sang bunda. Ternyata, keadaan di luar kamar tidak seburuk apa yang mereka bayangkan, mereka kira televisi akan dan barang lainnya akan berserakan di lantai. Akan tetapi, semua barang masih tertata rapi di tempatnya, kecuali dapur. Saat mereka melihat keadaan dapur cukup berantakan akibat dari tindakan jin dan kejadian sem

