Azril POV Azril memutuskan untuk keluar UGD untuk menenangkan dirinya, Azifa sudah berhasil membuatnya merasa begitu bersalah, ya walaupun sebenarnya dirinya juga salah. Ia duduk di kursi depan UGD. Matanya terpejam, diusia pernikahannya yang hampir lima bulan ini sudah berapa kali ia membuat wanita yang dicintainya itu menangis. Azril mengingat betul ketika waktu itu pertama kali datang ke rumah Azifa dan tiba-tiba secara spontan ingin mempersunting putri satu-satunya dari keluarga itu. Bahkan esok harinya Azril harus datang untuk mengkhitbah Azifa. Di malam itu, banyak sekali obrolan-obrolan dengan ayah dan Kak Ariq. Lebih dari 50 persen yang mereka bicarakan adalah Azifa. Azril bebas bertanya apapun tentang Azifa pada ayah dan Kak Ariq dengan tujuan untuk memudahkan rumah tangga mere

