"Nikahin aku." Bhumi mengacak rambutnya saat mengingat apa yang dikatakan Kalani tadi. Kalani dengan jelas meminta Bhumi menikahinya. Bhumi yang kebingungan tentu tidak bisa mengiyakan. "Nikahin aku, Bhumi." Kalani memegang lengan Bhumi erat. "Kal? Maksud kamu apa, sih?" "Aku serius, Bhumi. Kamu ngaku jadi calon suamiku buat nikahin aku. Kenapa kamu nggak nikahin aku beneran? Aku... Aku bakal ngerasa aman dan tenang kalau kamu nikah sama aku. Aku nggak bakal khawatir soal Andra lagi." Bhumi melepaskan tangan Kalani. "Aku nolong kamu karena kita kenal dekat. Tapi kamu nggak bisa minta aku nikahin aku kayak gini." "Aku tahu kalau kamu nggak berniat nikah lagi, tapi kamu pikirin anak kamu." Kalani menatap Bhumi serius. "Aku bakal berusaha jadi ibu yang baik buat Faya dan Alika. Aku

