Pagi menyapa Hani mengerjap beberapa kali dan pandangan pertama yang tertangkap netranya adalah wajah tampan suaminya yang saat ini sedang menatapnya dengan senyuman yang manis sekali. “Morning baby, capek huh?” pria itu mengelus lembut pipi sang istri Hani mengangguk dan seketika wanita itu meringis merasakan ngilu pada pangkal pahanya. Kembali wanita itu mengingat penyatuan mereka tadi malam yang begitu liar sekali ‘Dasar m***m! Buka puasanya kebangetan!’ umpat Hani didalam hatinya Semalam mereka melakukannya beberapa kali karena Abi memaksa memasukinya sehingga membuat Hani hampir sahaja pingsan. Sungguh maniak sekali “Apakah pagi ini aku bisa memakan dirimu sebagai sarapan pagi ku sayang?” Abi mulai menggoda titik sensitifnya membuat mata indah wanita itu melebar sempurna “Mas!

