Bab 98

945 Kata

Sungguh aku masih tak menyangka jika ia kembali mengungkapkan perasaannya padaku. Apa yang dilihatnya dariku? Seorang janda satu anak. Haruskah kali ini aku mematahkan harapannya lagi? *** Tubuhku masih terasa gemetar, meski aku sudah menduganya tetap saja mendengar ucapannya membuatku gugup. Kedatangan Bu Maryam yang menemani putranya ke sini seolah menjadi satu persetujuan atas keseriusan Mas Reyhan untuk meminangku. Aku tak tahu apakah harus merasa gembira atau sedih karena hal ini. Sebuah lamaran adalah kabar yang baik, namun sekarang, aku tak bisa memutuskan apakah harus menerimanya atau tidak, karena ada perasaan Diyara yang harus kujaga. Sejak kecil Diyara memang sudah begitu dekat dengan Mas Reyhan, bahkan sempat mengantikan sosok ayah baginya, namun, sejak dia mengenal Mas Ba

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN