Perselingkuhan Louis

1149 Kata

“Tentu saja, dia akan tidur dengan keponakanmu dan menyusu sepanjang malam,” batin Ila. “Selamat malam Bibi…,” ucap Hilda melepas Ayunda pergi keluar dari kamarnya. “Selamat malam sayang, tidur yang nyenyak,” sahut Ayunda. Suara pintu ditutup menandakan Ayunda sudah tidak lagi berada satu ruangan dengan Hilda. Hilda tersenyum tipis lalu melangkah menuju kasur king size yang menjadi tempat dia membaringkan tubuhnya. “Kemana sih Louis,” gumam Hilda bertanya-tanya pasalnya Louis belum datang ke kamarnya sejak tadi. Beberapa menit Hilda menunggu akhirnya pintu kamarnya terbuka dengan pelan memperlihatkan seorang pria perawakan tinggi, berjambang tipis yang mempertegas wajah matangnya, rambut yang sedikit panjang disikat kebelakang. Bahu bidang dengan kaki jenjang berbalut bokser longgar m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN