Teledor

1159 Kata

“Tidak akan ada lain kali, maafkan kami yang sudah membuatmu khawatir.” Hasbie merengkuh tubuh kaku Aliana untuk dia dekap. Wajah datar Aliana berangsur berbuah lembut. “Pa lepas, Papa bau campuran perawat sama rumah sakit,” cerca Aliana yang langsung saja mendapatkan tepukan punggung yang cukup keras dari Hasbie. “Hahaha! Baik-baiklah lepaskan Al,” pinta Aliana. Hasbie melepaskannya. “Tapi Pa, apa orang kaya itu memang sering diperlakukan istimewa ya? Sampai-sampai suster saja datang ke rumah untuk rawat jalan padahalkan biasanya orang sakitnya jalan ke rumah sakit baru itu namanya rawat jalan hahaha!” tutur Aliana dia heran tapi diiringi dengan suara tawanya membuat Hasbie merasa anaknya sedang mengejeknya lagi. “Kamu ini, namanya juga istimewa mungkin makanya di rawat susternya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN