27 Sulistiana terdiam sejenak. Dia mengamati pasangan di kursi sebelah kanan, yang balas menatapnya saksama. Meskipun Sulistiana sudah menduga jika putrinya tengah menjalin hubungan dengan Bryan, tetapi perempuan tua tersebut tetap kaget. Sulistiana cukup mengenal pribadi Bryan. Dia menyukai pria berkumis tipis yang terlihat tegas dan berwibawa, ciri khas lelaki yang sudah matang. Namun, Sulistiana mencemaskan perbedaan agama mereka. "Sejak kapan kalian menjalin hubungan?" tanya Sulistiana. "Kalau maksud Ibu, pacaran, itu baru dimulai beberapa hari lalu," terang Bryan. "Tapi, selama beberapa bulan terakhir, kami memang sangat akrab," jelasnya. Bryan memutuskan untuk jujur, supaya Sulistiana bisa menerimanya. "Ibu tidak mau berbasa-basi, Bryan. Ibu sebetulnya menyukaimu, tapi perbed

