Bab 69

1105 Kata

69 Bryan memejamkan mata, sambil menikmati pijatab Sekar di bahunya. Pria yang membiarkan cambangnya menebal, nyaris terlelap, ketika Sekar menghentikan pijatan. Bryan membuka matanya yang memberat. Dia memandangi sang istri yang tengah jalan ke pintu kamar. Suara perbincangan Sekar dan Yeni, nyaris tidak terdengar Bryan. Dia kesulitan menahan kantuk. Hingga akhirnya benar-benar tertidur. "Kita makan duluan aja. Mas lagi tidur," ucap Sekar sembari keluar dan menutup pintu kamar utama. Kedua perempuan tersebut melenggang menuju ruang makan. Lucky tengah bersantap bersama Angga, Endri dan Siska. Tidak berselang lama Chatur datang bersama Karin. Keduanya ikut bergabung di meja besae, dan turut bersantap dengan lahap. "Bu, Teh Aruna nanya, jadi mau pakai panggangan besar?" tanya C

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN