Bab 67

1133 Kata

67 Seisi ruangan menjadi saksi penyatuan dua insan yang tengah dimabuk asmara. Lenguhan berpadu dengan geraman mengiringi penyatuan cinta pasangan pengantin baru. Kasur yang basah di beberapa tempat, tidak dihiraukan keduanya. Mereka melanjutkan aktivitas berbagi peluh itu, hingga mencapai puncak kenikmatan tertinggi secara bersamaan. Sekar menggelinjang dalam dekapan Bryan. Napas keduanya memburu, seiring dengan keringat yang mengucur dari setiap pori-pori tubuh. Getaran badan Bryan akhirnya berhenti. Dia masih memeluk Sekar yang tetap diam. Kala Bryan hendak bangkut, Sekar mencegahnya. "Diam dulu di situ," bisik Sekar. "Sudah mengerit dia," seloroh Bryan. "Pokoknya diam dulu. Ini tops dari Gayatri. Supaya aku cepat hamil." "Sudah masa subur, ya?" "Belum, sih." "Nanti a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN