Bab 25

1263 Kata

Aku hendak kembali ke ruang dimana Ayah dan Bundaku masih berbincang dengan Leon. Namun, sebuah kalimat yang memasuki indera pendengaranku membuat gerak tubuhku terhenti seketika. "Kami sudah melakukan sesuai yang kamu minta Leon. Sekarang apa lagi yang kamu inginkan?" Suara Ayahku yang tadinya terdengar hangat berubah dingin. Aku menyembunyikan tubuhku di balik lemari kecil, mencoba mendengar pembicaraan mereka lebih lanjut. Si Lele biadab itu terdengar terkekeh. Aku benar-benar tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Sepertinya pembicaraan mereka itu menyangkut alasan mengapa Ayah dan Bunda menyalahkanku. Aku harus mendengarnya baik-baik. "Yang saya inginkan? Tentu saja mengambil putra kandung saya, dan tentunya menjadikan putri kalian sebagai istri saya." Si Lele biadab itu bersuara. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN