Bab 20 - Sakit

1097 Kata

"Tuhan, ambil saja nyawaku!" Brak Suara barang terjatuh begitu keras sekali. Membuat Kevan yang hendak melangkahkan kakinya seketika berhenti. Ia pun memutar badannya, menatap pintu perpustakaan yang sengaja ia kunci dari luar. Suara itu kembali terdengar, membuat lelaki tampan yang masih memakai topengnya pun penasaran. Kevan berjalan, mendekati pintu. Dan memutar knopnya. Ceklek Pintu pun terbuka, mata Kevan sontak terbelalak kaget, kala melihat keadaan perpustakaan yang sudah sangat berantakan. "Ya Tuhan, ada apa ini?" seru Kevan kaget. "Paman Ibrahim," teriak Kevan memanggil pria paruh baya yang menjadi kepala pelayan. Kevan masuk, mencoba mengedarkan pandangan, menatap seisi perpustakaan yang sudah kacau balau. Pria yang di ketahuilah bernama Ibrahim itu berlari tergopoh-go

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN