38. Gagal Melamar.

1349 Kata

"Tidak! Apa kau bilang tadi? Melamarnya?" Kalvian mulai berdiri dari duduknya dengan reaksi marahnya. Kinan dan Kiara yang duduk berdekatan dengan Kalvian lantas mencoba menenangkan agar tak terjadi keributan. "Kamu diam dulu, Kalvian! Duduklah!" Alvaro menatap tak bersahabat ke arah putranya. Kalvian yang sudah marah pun hanya bisa mengepalkan kedua tangannya. Kemudian duduk kembali. "Tenang dulu, kita dengarkan dulu apa yang akan dibicarakan pria itu," bisik Kinan kepada putranya. Kalvian hanya bisa menghembuskan nafas panjang, karena dia benar-benar tak menyangka kalau Senja akan ada yang melamarnya. "Apa maksud dengan kata melamar, anak muda?" tanya Alvaro menatap Firman. "Saya mencintai putri Om, makanya saya datang untuk berniat serius," jawab Firman dengan nada setenang mungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN