"Kau pikir aku menyerah? Tidak, Kalvian. Aku akan mengubah hidupmu menjadi buruk hari ini juga!" Vira bicara dengan senyum tipis penuh makna. Sore ini begitu lain dari biasanya, cuaca sedikit mendung dengan angin semilir sedikit kencang. Jam menunjukkan pukul empat sore, dan beberapa karyawan sudah mulai keluar dari gedung tinggi milik keluarga Atmaja. "Kita mulai permainan hari ini, anak pungut!" Vira menatap lurus ke arah pintu keluar. Detik berlalu, menjadi menit, akhirnya terlihat juga orang yang ditunggu Vira. Seolah, semesta mendukung rencana Vira sore ini. Saat Senja berjalan ke arah mobil Kalvian, dari arah berlawanan mantan tunangan Kalvian menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Ya, Vira berniat untuk menabrak Senja. Vira pikir, dengan melukai wanita yang dicintai Kal

