“Apa kau sudah makan?” tanya Adrian kali ini sambil memainkan ponselnya. Andara hanya bergumam sebagai jawaban. Adrian yang mendengar gumaman Andara seketika melirik cewek itu dengan mata tajamnya. “Kenapa kamu tidak makan, Andara.” “Karena aku tidak lapar,” balasanya datar tanpa berniat sedikit pun menatap wajah Adrian. Adrian yang kesal karena terus diabaikan oleh Andara seketika langsung mematikan “Kau menungguku?” Adrian menatap Andara tidak percaya. Andara yang sedang menonton film favoritnya memutar bola matanya dengan malas begitu mendengar seruan kaget Adrian. Dirinya tidak berniat sedikit pun untuk menunggui Adrian pulang, karena dia tidak tahu apakah Adrian akan bermalam lagi di sini atau tidak. Tapi sepertinya pria itu akan bermalam kembali di sini. Andara tidak mengi

