Hantu Takjub

1358 Kata

"Hah Hah Hah.., Sial banget idup Gue ketemu hantu!" Tama memegang dadanya kuat. Dia tidak mengerti kenapa sudah mati tapi dia masih bisa deg degan. Sebentar saja matanya melotot tajam. "Lah, gue sendiri juga hantu!" Tama menunjuk dirinya sendiri. Terus ngapain juga dia lari sampai rasanya mau koit. Kan, dia punya jurus menghilang sekejap mata. "Arrgggh...!" Tama jadi kesal dengan keadaannya sekarang. Rasanya tidak ada tempat yang aman buat dia. Kemanapun pergi, Tama bisa saja ketemu 'rekan lain'--dalam bentuk anehnya. Tama gak siap di-plonco-in hantu lain. No, Tama gak merasa jadi junior siapapun. "Kayaknya Gue kudu nyari tempat yang aman, nih!" *** Beberapa hari setelah kedatangan Tama hari itu, dia tak muncul lagi. Elea sampai khawatir dan merasa kehilangan. Elea akhirnya memutu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN