Gelas kopi yang Jane pegang bergetar, tangannya tertahan untuk melemparkan isi dalam gelas ke wajah Hugo. Jane ingin sekali menyiram pria yang sedang berbicara ini dengan kopi panas supaya dia mengerti kalau Jane sekarang sedang merindukan putrinya. Tidak bisakah dia merasakan sedikit isi hate Jane? Jane juga manusia yang memiliki hati nurani, bukan robot yang hanya di perintah untuk ini dan itu. “Kau mengerti Jane?” suara besar Hugo terdengar menggelegar di telinga Jane. Dan setelah itu Jane benar-benar melempar cairan kopi itu, dia sudah tidak tahan lagi dengan semua perintah Hugo. Delapan bulan cukup untuk nya mematuhi semua ucapan pria itu. “Apa yang kau lakukan?” seru Hugo marah. “Aku memanggil mu ke sini untuk mengajakmu minum kopi bersama bukan untuk melihat mu mandi kopi,” des

