Tidurnya terusik saat seseorang menciumi wajahnya. Bianca membuka kedua matanya dan melihat Radi berada di atas tubuhnya dengan wajah yang begitu dekat. Untung saja dia masih ingat kalau Radi sudah menjadi suaminya, kalau lupa mungkin kali ini Radi sudah terduduk di lantai karena Bianca menendangnya. “Morning..” Suara Radi dan kecupan singkat di bibirnya membuat Bianca mengerjap. Bukan hanya sekali tetapi berkali-kali Radi memberikan kecupan di bibirnya. Bianca mendorong tubuh Radi untuk menyingkir tetapi tenaga yang dia keluarkan tidak membuat Radi beranjak dari tubuhnya. Justru suaminya itu semakin mendekat dan detik berikutnya kembali mencium bibir Bianca, bukan sekedar kecupan seperti tadi tetapi kali ini ciuman yang sesungguhnya. Bianca dibuat bungkam dengan perlakuan Radi. Kedu

