"Hanya kamu yang kuiinginkan untuk kujadikan pendamping hidupku, bukan dia ataupun yang lainnya. Hanya kamu yang dapat membuat hatiku bergetar, walau aku sadar kamu tidak menyukaiku." ♡♡♡♡♡♡♡ Suasana rumah Bagaskara begitu dingin. Tidak ada yang saling bicara. Adanya kedatangan tamu yang tidak dikenali mengejutkan mereka. Tamu lelaki dengan jasnya dan kacamata hitam membuat hati mereka bertanya-tanya. Bagaskara sedikit tersenyum saat pemikirannya mengarah soal adanya lelaki yang lebih kaya melamar putrinya Cahaya atau lelaki itu hendak mengajak kerjasama dengannya dalam berbisnis. Jika penagih hutang? Tidaklah mungkin karena ia tidak memiliki hutang. Jelita yang asyik bermain di ruang tamu sedari tadi pun terpaksa diminta bermain ke kamar, namun Jelita tak mau. Tamu lelaki itu sedari

