Pagi menyapa dan matahari sudah menampakkan sinarnya. Suasana di dalam kamar pengantin baru terlihat sangat tenang dan hening. Sang istri masih terpejam di bawah selimut, sedangkan suaminya sedang sibuk memperhatikan kecantikan wajah istrinya yang natural. Alfian tersenyum dengan tangan bergerak merapikan rambut Zara yang berantakan. Dia melakukannya dengan hati-hati, tak ingin Zara sampai terbangun. Alfian ingin menikmati momen ini cukup lama. Membahas hal semalam tentang ciuman pertama, agak susah sebenarnya untuk meredam perasaan bagi Alfian. Saat Leon berkata kalau dia berhasil mendapatkan ciuman pertama Zara, Alfian hampir melayangkan tinju pada adiknya tersebut. Namun tentu Alfian tak melakukannya. Alfian tak marah pada Zara, tapi dia memang cemburu. Mengingat bagaimana perasaan

