Sesampainya di dalam apartemen, Alle bisa melihat ada Jonathan dan Juna dengan wajah paniknya. "Alle!" seru Jonathan dan reflek merengkuh Alle. "Jangan gini lagi. Jangan," ujar Jonathan. "Maaf," balas Alle lirih. "Kakak kenapa sih? Kenapa nyusahin orang? Kakak mau bunuh diri kenapa? Kakak pikir setelah mati semuanya selesai? Bikin panik banyak orang!" bukannya meminta maaf karena perkataannya tadi sore. Juna justru memarahi Alle. "Juna! Kamu keterlaluan!" bentak Jayden pada Juna. "Apanya bang? Juna ngomong sesuai fakta! Dengan cara kakak hilang gitu kakak pengen dicariin sama siapa? Bang Jayden atau bang Naka?" Plaakk Jonathan menampar pipi Juna. "Jaga mulut kamu Juna! Kamu bahkan gak tau alasan kakak kamu diam selama ini, alasan kakak kamu bertahan dan tidak melibatkanmu! Kamu cu

