Seperti biasa, Alle memarkirkan mobil asal di halaman rumah Jonathan kemudian membukakan pintu untuk Jiano dan membiarkan Jiano berlari masuk ke dalam rumah. "Mas beneran gak sakit?" "Sakit tapi gak sakit banget." "Aduh sampe biru. Ini berdarah loh mas bibir kamu. Ayo aku obatin dulu." Alle mengandeng Jayden untuk masuk kedalam rumah. Sesekali Jayden meringis memegangi perutnya yang juga tadi dipukul Naka. "Eh? Jayden kamu kenapa? Kok bisa gini? Bertengkar sama siapa?" Mamanya Jonathan nampak panik saat melihat wajah Jayden memiliki beberapa luka memar. "Ah ini, tadi ada orang salah sasaran bun, dikira Jayden yang dia cari ternyata salah orang tapi Jayden udah terlanjur di pukul." Alle terdiam mendengar ucapan Jayden yang seolah menutupi kesalahan Naka. "Yaudah kamu duduk dulu. Bunda

