Alle yang berada di dalam kamar Jayden tak kunjung bisa tertidur. Kamar Jayden sangat kuat dengan aroma Jayden, membuat Alle terus kepikiran akan Jayden yang saat ini tengah tidur di ruang tengah tanpa selimut, bantal dan guling. Hanya ada bantal sofa. Alle melirik ke arah jam dinding yang sudah menunjukan pukul sebelas malam. Dia masih belum bisa memejamkan matanya. Alle akhirnya memutuskan untuk keluar kamar melihat keadaan Jayden. Ruang tengah sudah gelap tetapi televisi masih menyala menampilkan film tv malam hari. "Mas ...." Jayden menoleh mendapati Alle berdiri di dekatnya. "Eh? Kok belum tidur? Atau kebangun? Kenapa?" Jayden mengubah posisinya menjadi duduk. "Gak bisa tidur." "Iya kenapa hm?" "Kepikiran mas Jayden gimana tidurnya." "Ahahaha astaga, gak apa-apa aku disini. Uda

