Karena terlalu kesal Bashar berlalu begitu saja sehingga tidak mendengar panggilan Evelyn. Seba yang melihatnya langsung menawarkan diri untuk mengantarkan Evelyn menemui Bashar akan tetapi Evelyn menolak karena tujuannya bukanlah Bashar melainkan Ethan. “Apa kau tahu dimana Ethan?” “Tuan sedang berada didalam ruang kerjanya nona,” Jawab Seba. Tumben Ethan tidak menemuiku lebih dulu. Biasanya dia langsung mencariku. Apa ada sesuatu yang sedang terjadi? Bashar juga kelihatan sangat marah, pikir Evelyn. “Mari saya antarkan ke ruang kerja tuan. Nona pasti sudah sangat merindukannya kan?” Goda Seba. “Terima kasih Seba. Lanjutkan saja pekerjaanmu, aku bisa kesana sendiri,” “Nona yakin?” Dan Evelyn coba menyakinkan Seba dengan mengulas senyum serta mengusap punggung tang

